Warning: include_once(/home2/nansawen/blogging.co.id): failed to open stream: Success in /home2/nansawen/blogging.co.id/wp-settings.php on line 266

Warning: include_once(): Failed opening '' for inclusion (include_path='.:/opt/php54/lib/php') in /home2/nansawen/blogging.co.id/wp-settings.php on line 266

Warning: include_once(/home2/nansawen/blogging.co.id): failed to open stream: Success in /home2/nansawen/blogging.co.id/wp-settings.php on line 309

Warning: include_once(): Failed opening '' for inclusion (include_path='.:/opt/php54/lib/php') in /home2/nansawen/blogging.co.id/wp-settings.php on line 309
Fungsi Usus Halus Pada Tubuh Manusia « Blogging.co.id – Pusat Blog Artikel dan Informasi Indonesia
Blog
Advertisement

Fungsi Usus Halus Pada Tubuh Manusia

Diposkan pada: Oleh: Pada Kategori: Edukasi

Advertisement

Usus kecil adalah bagian dari saluran pencernaan yang terletak setelah lambung dan sebelum usus besar. Salah satu bagian terpenting dalam sistem pencernaan terutama pada manusia, di mana kira-kira sekitar 90% dari penyerapan makanan terjadi pada usus halus. Bahkan 10% lainnya ditangani oleh fungsi lambung dan juga pada usus besar.

Fungsi Usus Halus

Fungsi usus halus paling utama adalah bertugas dalam pencernaan dan penyerapan nutrisi dan mineral. Artinya, penyerapan nutrisi dan mineral dalam makanan yang tertelan melalui mulut dan telah melalui proses tahap awal dalam pencernaan.

Fungsi Pencernaan di Usus Halus

Pencernaan adalah proses yang dimana makanan akan dicerna (makanan) bahan dipecah menjadi bentuk yang kemudian dapat diserap, yang  kemudian berasimilasi ke dalam jaringan tubuh. Proses pencernaan terbagi ke dalam dua bentuk :

  1. Pencernaan mekanik (misalnya mengunyah, menggiling, berputar, pencampuran), dan
  2. Pencernaan kimia (misalnya aksi enzim pencernaan, fungsi empedu, dll)

Pencernaan usus halus adalah pencernaan kimia yang juga terjadi pada tingkat yang lebih rendah dan beberapa bagian lain dari saluran pencernaan. Termasuk fungsi air liur pada makanan di mulut dan tindakan dari beberapa bahan kimia yang disekresikan oleh sel-sel yang terletak pada lapisan perut.

3 nutrisi utama yang mengalami pencernaan oleh fungsi usus kecil yaitu :

  • Protein – Enzim proteolitik termasuk juga tripsin dan kimotripsin, disekresikan oleh fungsi pankreas untuk memecah protein menjadi peptida yang lebih kecil.
  • Lipid (Lemak) – Lipase pankreas memecah trigliserida menjadi asam lemak bebas dan monogliserida. Hal ini dibantu oleh garam empedu yang disekresikan oleh hati dan kandung empedu. Mereka melampirkan trigliserida, yang membantu akses ke trigliserida oleh lipase pankreas. Garam empedu memegang trigliserida dalam lingkungan berair sampai lipase dapat memecah mereka ke dalam bagian yang lebih kecil yang kemudian akan dicerna oleh usus halus
  • Karbohidrat – Amilase pankreas rusak beberapa karbohidrat, misalnya pati menjadi oligosakarida

Fungsi Usus Halus Untuk Penyerapan

Pada fungsi usus halus, agar bahan yang dicerna dapat diserap ke dalam aliran darah, terlebih dahulu harus diubah menjadi partikel yang cukup kecil untuk diangkut oleh sel-sel epitel saluran pencernaan. Asimilasi adalah sebuah proses dimana usus halus akan melakukan perombakan bagian tertentu, misalnya komponen kimia yang berasal dari, makanan dan minuman yang tertelan dan telah diambil ke dalam sel tubuh. Bahan yang dicerna dapat diangkut ke dalam pembuluh darah di dinding usus halus dengan proses sederhana atau difusi pasif, difusi, transpor aktif primer, atau transpor aktif.

Berikut beberapa fungsi usus halus untuk penyerapan :

1. Penyerapan cairan

Bahan yang telah dicerna, kemudian akan diserap ke dalam cairan tubuh (darah dan getah bening). Sebagian besar bagian penyerapan proses pencernaan terjadi di jejunum dan ileum dari usus kecil, meskipun alkohol terserap pada perut.

2. Elektrolit

Natrium ini diserap oleh difusi dan transpor aktif. Chloride (Cl) diserap secara pasif bersama dengan natrium atau aktif diangkut. Yodium (I-) dan Nitrat (NO3) pasif dapat mengikuti ion Na + atau diserap secara aktif. Ion kalsium (Ca2 +) diserap secara aktif dalam proses dirangsang oleh calcitriol (bentuk aktif dari vitamin D). Ion besi (Fe2 + dan Fe3 +), ion kalium (K +), ion Magnesium (Mg2 +) dan ion fosfat (PO43-) diserap oleh mekanisme transpor aktif.

3. Vitamin dan mineral

Beberapa fungsi vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E dan K akan diserap bersama dengan lemak makanan. Kemudian vitamin yang larut dalam air seperti vitamin B dan C yang diserap oleh difusi. Vitamin B12 dikombinasikan dengan faktor intrinsik (dari perut) diserap oleh transpor aktif ini diserap dalam duodenum, sebagian besar diserap dalam jejunum dan Vitamin B12 dan garam empedu diserap di bagian akhir ileum.

Setiap bagian tubuh kita memiliki fungsi yang vital sehingga, perlu dijaga keadaan agar tetap bisa menjalani fungsinya dengan baik.

Advertisements