Blog
Advertisement

Kisah Cerita Cinta Dari Kecil

Diposkan pada: Oleh: Pada Kategori: Entertain

Advertisement

Kisah cinta dari kecil merupakan salah satu anugerah serta modal yang cukup besar untuk menata rumah tangga dan menjadi pendamping sehidup semati. Setidaknya cerita cinta dari kecil ini merupakan salah satu bukti cinta sejati masih ada di antara kita dan belum terkikis oleh perilaku kebarat-baratan. Pada kesempatan ini saya ingin menceritakan cerita cinta dari kecil yang saya alami. Tepatnya teman kecilku adalah pendamping hidup ku. Indah memang jika mengingat cerita ini, untuk itu hanya ingin berbagi bagaimana indahnya cerita ini ke teman teman pembaca blogging.

kisah cinta dari kecil

kisah cinta dari kecil

Cerita Saat Kecil

Saat kecil saya dan ‘mantan pacar’ ini tinggal di satu kampung kecil yang asri dan sangat tenang, dalam masa kecil ini sebenarnya sebelum masuk SD kami berdua masih belum terlalu kenal. Jarak rumah kami kurang lebih 1 KM.

  • Masa SD (Sekolah Dasar)

Pada saat masuk SD adalah awal jumpa pada sahabat kecil ku ini, tepatnya pada saat duduk di kelas 2 SD kami sudah saling mengenal. Namun karena masih sangat kecil jadi ingatan saat di kelas ini masih sangat minim. Cerita yang paling teringat adalah saat duduk di kelas 4 SD. Saat kelas 4 SD dia duduk di belakang ku dan kami sudah sering bercanda gurau di kelas saat itu.Coret coret dengan kapur, pukul memukul dengan tempat minum adalah salah satu candaan yang paling sering setiap hari.

Kelas 5 dan kelas 6 SD kami sudah di ledek teman-teman sebagai pasangan serasi. Tentu saja saat itu masih sangat kecil dan ketika ada orang yang bercanda kami sangat marah. Namun saat itu lah cerita lucu yang paling di ingat saat ini begitu juga dengan teman teman-teman semasa kecil waktu sekolah dasar tersebut.

  • Masa SMP

Masa SMP sebenarnya tidak terlalu istimewa, pada waktu SD dimana banyak orang yang meledek kami sebagai sepasang kekasih saat ini sudah tidak ada lagi yang mengeluarkan candaan seperti itu. Saat SMP kelas 1 kami masih sekelas dan masih teringat masa SD yang sering bercanda lepas. Begitu juga kelas 2 SMP, kami juga masih satu kelas dan tentu saat itu tidak ada perasaan yang khusus karena sudah merupakan teman atau bahkan tetangga.

  • Masa SMA

Pada masa SMA boleh dikatakan kami sudah ‘tidak kenal lagi’ karena berbeda sekolah, dan kalau ketemu pun saat di jalan pergi ke sekolah. Saat itu hanya sebatas say ‘hay’ saja saat ketemu. Tidak banyak cerita yang dapat saya bagikan saat SMA ini karena kami berdua memiliki cerita cinta masing dan hampir 3 tahun tidak pernah saling berbicara.

Cerita Saat Dewasa

Saat dewasa, tepatnya setelah masing masing dari kami kuliah adalah awal cerita cinta yang tumbuh bersemi. Disini lah hukum karma mengenai jodoh sangat nyata dan kuasa Tuhan memang tidak dapat dihindari oleh manusia.

  • Saat Kuliah

Saat kuliah sebenarnya tidak pernah ketemu secara sengaja, sudah menghabiskan sekitar 4 semester barulah ketemu di sebuah mall secara tidak sengaja. Pertemuan pertama ini boleh dikatakan tidak ada yang spesial kami masih hanya sebatas say hay saja. Setelah beberapa bulan kemudian pertemuan tanpa sengaja juga kami alami di tikungan jalan raya tidak jauh dari tempat kuliah teman wanita saya ini.

Pertemuan di jalan raya ini lah yang menjadi titik awal bagaimana jodoh benar benar di tentukan oleh Tuhan, pada pertemuan ini tentu sebagai teman kecil yang sudah lama tidak bertemu (kecuali pertemuan singkat di mall) membuat saya sangat senang. Tidak ayal saat itu saya meminta nomor HP dirinya untuk komunikasi lebih lanjut sebagai teman yang satu kampung merantau di Ibu Kota.

Setelah hari tersebut kami pun mulai melakukan komunikasi melalui SMS terkait jurusan kuliah yang diambil dan tempat kos/kontrakan saat berada di Ibu Kota. Komunikasi pun kami jalani dengan normal dan baik, sampai pada akhirnya lebih akrab dan mulai ketemuan, (saat itu si dia sedang aktif di MLM). Tentu sebagai member MLM dia sangat aktif termasuk berkomunikasi dengan saya.

  •  Jodoh Itu Nyata

Jodoh itu nyata, itu lah setidaknya yang kami alami pada saat itu. Cerita bermula saat libur semester saat kuliah, ia menginap di rumah sanak saudara yang, saat itu yang saya ingat adalah pasca merayakan tahun baru. Saat itu ia meminta di jemput dari rumah sanak saudara tersebut karena sedang sakit dan ingin beristirahat di kosan. Sebagai teman tentu dengan senang hati memberi bantuan dengan menjemput dirinya. Saat itu dengan bersusah paya mencari rumah familynya tersebut dan akhirnya ketemu juga.

Setelah ketemu lantas ia langsung naik ke motor yang saya kendarai, saat itu kondisinya sudah sangat parah, lemas dan tidak bertenaga bahkan saat mengendarai motor pun harus bersandar di punggung saya. Saat akan mengantar dirinya di kosan (yang kebetulan melawati kontrakan saya) tiba tiba hujan besar turun, begitu juga dengan petir yang sangat mengerikan. Saat itu sudah tidak jauh dari kontrakan saya hanya kurang lebih 300m dan kami pun memutuskan untuk singgah di kontrakan tersebut sebelum mengantarnya di kosan.

Tak ayal hujan besar tersebut tidak berhenti sampai malam dan kondisinya pun semakin parah, akhirnya diputuskan untuk menginap di kontrakan saya. Di situ lah awal cinta bersemi malam kami lalui dengan suasana yang sangat romantis di iringi hujan yang tiada henti. Keesokan harinya ternyata dia harus di opname, saya terus menemani dan merawat serta menjaganya sampai sembuh. Disini lah kisah cinta kami di mulai, teman kecil ku menjadi pacar terakhir 🙂 yang tidak terlupakan. Memang ciri ciri cinta sejati dan jodoh tidak akan lepas dari tangan kita, walau sudah tetangga dari kecil, satu SD dan SMP ternyata kami dipertemukan secara tidak sengaja di persimpangan jalan.

  • Menikah

Setelah tidak kurang lebih 4 tahun berpacaran akhirnya kami memutuskan untuk menikah, saat itu teringat betul baru lulus kuliah sehingga tidak memiliki uang satu sen pun untuk menikah :). Namun karena kebaikan hati orang tua akhirnya mereka yang menanggung semua biaya resepsi tersebut. Tinggal di kontrakan penuh dengan tikus dengan luas tidak lebih dari 3.5 x 5 meter namun sangat berkesan. Toilet yang kecil serta tempat tidur yang telah digerogoti tikus tidak menjadi halangan untuk menatap hidup lebih cerah. Setelah beberapa tahun akhirnya dengan bantuan orang tua, kami dapat memiliki rumah sendiri di salah satu perumahan di jakarta, kehidupan suram di kontrakan kecil penuh dengan tikus pun berbuah kenangan indah.

  • Buah Hati

Kurang lebih 4 bulan setelah menikah kami dikaruniai seorang bayi perempuan imut dan sangat manis serta mengemaskan. Indah memang dunia ketika mendapatkan buah hati yang imut serta lucu. Saat ini adiknya masih di dalam kandungan dan tidak lama akhir tahun ini akan lahir. Menatap hidup dengan penuh suka cita tanpa mengeluh sedikit pun memang berbuah indah dan manis.

Kisah Cinta Dari Kecil

Kisah cinta dari kecil ini memang tidak sempurna, namun ada pesan yang ingin saya sampaikan bahwa kalau jodoh itu tidak akan lari kemana-mana. Berikut adalah beberapa petunjuk Tuhan dari jodoh nyata kami berdua.

  • Sama sama memutuskan kuliah di jakarta, walau tidak pernah berdiskusi sebelumnya. Dan ternyata orang tua istri saya ini dulunya ingin anaknya tetap kuliah di sana, bukan di luar daerah sehingga tetap dekat dengan mereka.
  • Bertemu di persimpangan jalan. Ini lah yang ditakdirkan tuhan, hampir tidak pernah ketemu sebelumnya namun bisa bertemu di jalan adalah tanda dari tuhan.
  • Hujan besar saat hampir sampai di kontrakan saya. Tiba tiba hujan besar yang membuat kami harus singgah di kontrakan saya sebelum sampai kontrakannya.

3 Hal ini merupakan mukjizat dari tuhan mengenai perjodohan, sungguh indah untuk di kenang ternyata sahabat kecilku adalah pendamping hidup ku.

Mungkin cerita ini tidak dapat saya ceritakan secara mendetil, namun hanya garis besarnya saja. Satu hal yang pasti dari kisah saya ini, JODOH BENAR BENAR DI TANGAN TUHAN, tidak ada yang dapat membantahnya.

Summary

Article Name
Kisah Cerita Cinta Dari Kecil
Description
Kisah cerita cinta dari kecil dimana teman kecilku menjadi pendamping hidup ku yang murni dijodohkan dari ‘Tuhan’, kisah nyata yang indah.
Author

Advertisements