Warning: include_once(/home2/nansawen/blogging.co.id): failed to open stream: Success in /home2/nansawen/blogging.co.id/wp-settings.php on line 266

Warning: include_once(): Failed opening '' for inclusion (include_path='.:/opt/php54/lib/php') in /home2/nansawen/blogging.co.id/wp-settings.php on line 266

Warning: include_once(/home2/nansawen/blogging.co.id): failed to open stream: Success in /home2/nansawen/blogging.co.id/wp-settings.php on line 309

Warning: include_once(): Failed opening '' for inclusion (include_path='.:/opt/php54/lib/php') in /home2/nansawen/blogging.co.id/wp-settings.php on line 309
Bahaya Penyakit Anemia « Blogging.co.id – Pusat Blog Artikel dan Informasi Indonesia
Blog
Advertisement

Bahaya Penyakit Anemia

Diposkan pada: Oleh: Pada Kategori: Kesehatan

Advertisement

Bahaya penyakit anemia memang belum banyak di ketahui, namun perlu di ketahui bahwa penyakit ini cukup mematikan dan bisa berdampak kronis. Setiap orang yang melakukan rutinitas harian seperti bekerja, kerap kali mengalami gangguan kesehatan seperti lelah, lesu, pusing karena bisa saja anda terserang penyakit anemia. Masalah kesehatan seperti itu, masih dianggap sepele oleh sebagian orang, padahal penyakit pada tekanan darah tersebut bisa berdampak tidak naik untuk kesehatan jangka panjang di kemudian hari. Seperti apakah bahaya penyakit anemia ini, selengkapnya pada artikel ini.

Menerapkan pola hidup sehat dan rajin olahraga akan membantu mengatasi dan menghindarkan dari gejala penyakit ini. Sama halnya dengan penyakit osteoporosis rajin olahraga merupakan cara terbaik untuk menghindari penyakit paling berbahaya di dunia seperti kanker dan jantung.

Apa Itu Penyakit Anemia

Penyakit anemia adalah suatu kondisi medis di mana jumlah sel darah merah atau hemoglobin dalam tubuh kurang dari normal. Tingkat normal hemoglobin umumnya berbeda pada laki-laki dan perempuan. Untuk pria, anemia biasanya didefinisikan dengan tingkat hemoglobin yang kurang dari 13,5 gram per 100 ml dan pada wanita sebagai hemoglobinnya kurang dari 12,0 gram/100 ml. Definisi ini mungkin sedikit berbeda, tergantung pada sumber dan referensi laboratorium yang digunakan, namun pada umunya keadaan seperti itulah yang terjadi.

Sel darah merah yang sehat hidup antara 90 dan 120 hari. Pada bagian tubuh akan menghapus sel darah tua, kemudian sebuah hormon yang disebut eritropoietin dibuat di ginjal sumsum tulang untuk membuat sel darah merah baru. Hemoglobin merupakan protein pembawa oksigen dalam sel darah merah yang memberikan warna merah pada sel darah merah. Orang dengan penyakit anemia tidak memiliki cukup hemoglobin, dengan menerapkan pola hidup sehat diharapkan akan terhindar dari penyakit ini.

Sel darah merah yang berbentuk cakram dan terlihat seperti donat tanpa lubang di tengah ini yang bertugas untuk membawa oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida ( produk limbah ) dari tubuh serta mendistribusikan setiap olahan nutrisi pada bagian0bagian tubuh yang membutuhkan, jadi penyakit anemia ini menyebabkan tubuh lemas karena kurangnya pasokan nutrisi dan oksigen untuk setiap anggota tubuh.

Penyebab Penyakit Anemia

Berbeda dengan penyakit hemofelia, anemia bisa menyerang siapa saja baik tua atau pun muda. Ada beberapa penyebab penting timbulnya penyakit anemia ini, seperti berikut :

  1. Kehilangan darah – Kehilangan darah adalah penyebab paling umum dari anemia, terutama anemia defisiensi besi. Kehilangan darah dapat jangka pendek ataupun bertahan dari waktu ke waktu. Periode menstruasi yang berat atau perdarahan di saluran pencernaan, pembedahan, trauma, atau kanker dapat menyebabkan kehilangan darah. Jika banyak darah yang hilang, tubuh akan kehilangan kecukupan sel darah merah menyebabkan anemia.
  2. Ketidakmampuan memproduksi sel darah merah – Kondisi darah yang diperoleh dan diwariskan merupakan faktor yang dapat mencegah tubuh untuk memperodiksi sel-sel darah merah yamng cukup. “Acquired” berarti seseorang tidak dilahirkan dengan kondisi anemia namun, seseorang tersebut bisa mengembangkannya. “Warisan” berarti orang tua. melewati gen untuk kondisi anemia langsung pada anaknya.
  3. Hormon – Tubuh

     membutuhkan hormon erythropoietin (eh-Rith-ro-POY-eh-tin) untuk membuat sel darah merah. Hormon ini merangsang sumsum tulang untuk membuat sel-sel ini. Produksi hormon pada  tingkat rendah hormon ini akan menyebabkan penyakit anemia

    .

  4. Kehamilan – Anemia dapat terjadi selama kehamilan akibat rendahnya kadar asam folat dan zat besi untuk merubahnya menjadi sel darah. Selama 6 bulan pertama kehamilan, bagian cairan darah wanita (plasma) meningkat lebih cepat daripada jumlah sel darah merah. Keadaan ini, justru mencairkan darah yang sering menyebabkan penyakit anemia. Meneliti makanan ibu hamil yang bergizi sangat dianjurkan agar bebas dari anemia.

Memperhatikan setiap menu yang dikonsumsi dan beraktivitas di luar jam batasan istirahat merupakan kunci untuk menghindari penyakit anemia.

Bahaya Penyakit Anemia

Bahaya penyakit anemia adalah lebih dikarenakan kekurangan darah yang berdampak pada lesu dan letih yang tidak terduga. Biasanya gejala ini sering diremehkan orang sehingga menjadi kronis. Penyakit ini juga berbahaya karena bisa menjalar di berbagai bagian tubuh lainnya seperti ginjal dan bisa saja disebabkan oleh tiroid yang tidak aktif. Bila kita mendeteksi lebih mendetil gejala ini, mungkin lebih baik agar kita mengetahui bahaya yang mengancam.

Mencegah Anemia Dengan Madu

Selain berbagai nutrisi yang dapat kita konsumsi, ternyata anemia juga dapat dicegah dengan khasiat madu. Hal ini dikarenakan kandungan gizi buah madu yang banyak mengandung mineral dan air yang dibutuhkan untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit.

Advertisements